Inovasi Tim Tycoon: Aplikasi Berbasis Mobile dan Teknologi Drone

Gagasan yang ditawarkan oleh Tim Tycoon berupa aplikasi berbasis mobile yang dikombinasikan dengan pemanfaatan teknologi drone. Pendekatan drone digunakan untuk memetakan kondisi wilayah yang terdampak bencana serta membantu penyaluran kebutuhan darurat seperti makanan, minuman, dan perlengkapan pertolongan pertama. Sementara itu, aplikasi mobile berfungsi sebagai sarana koordinasi dan penyebaran informasi sehingga masyarakat dan relawan dapat terhubung merespons bencana lebih efektif.

Najwa Waqiah Saleh, salah satu anggota Tim Tycoon, mengungkapkan bahwa inovasi tersebut mereka hadirkan melihat tingginya kerentanan Indonesia terhadap bencana alam. Di sisi lain, kerentanan akan bencana alam ini belum diimbangi dengan sistem kesiapsiagaan yang memadai. “Indonesia merupakan salah satu negara yang paling terdampak bencana alam, tetapi kalau kita lihat dari tahun 2004 sampai 2018, bahkan sampai kejadian di Sumatera kemarin, belum terlihat adanya perubahan yang signifikan, baik dari sisi rapid response maupun proactive prevention,” ujar Najwa.

Tantangan dan Proses Seleksi Kompetisi

Rangkaian seleksi kompetisi ini dimulai sejak tahap preliminary pada Oktober, dilanjutkan dengan pengumuman tim yang lolos pada November hingga Desember, serta pengembangan prototipe selama kurang lebih satu bulan. Najwa mengungkapkan bahwa tantangan utama bukan terletak pada pematangan ide, melainkan pada keterbatasan waktu dan sumber daya, mengingat solusi yang dikembangkan mengintegrasikan aplikasi mobile dengan teknologi drone.

Selain tantangan teknis, dinamika kerja tim lintas negara juga menjadi tantangan tersendiri. Seluruh anggota tim harus berkoordinasi secara daring dari berbagai zona waktu tanpa pernah bertemu secara langsung. Kondisi tersebut menuntut komunikasi yang intens serta pembagian peran yang jelas di antara anggota tim.

Kolaborasi Internasional dan Pengalaman Berharga

Meski demikian, kolaborasi internasional tersebut justru memberikan pengalaman berharga bagi tim. Najwa menekankan bahwa pemberian ruang bagi setiap anggota untuk berkontribusi sesuai dengan keahlian masing-masing menjadi kunci keberhasilan kerja tim. “Kami berusaha memberi space kepada setiap anggota untuk berkarya sesuai dengan expertise mereka, supaya muncul rasa tanggung jawab dan ownership terhadap ide yang kami bawa,” tutur Najwa.

Baca Juga  Western Digital Ungkap Rencana HDD 100TB untuk Era AI

Bagi Najwa, capaian First Prize ini tidak hanya merepresentasikan kemenangan dalam sebuah kompetisi. Lebih dari itu, pencapaian tersebut menjadi sarana untuk memvalidasi gagasan yang dirancang dari kepedulian pribadi terhadap kondisi dan tantangan yang dihadapi negaranya. Ia juga mengaku bahwa keikutsertaannya dalam kompetisi internasional ini memberikan pembelajaran penting terkait pengambilan risiko dan pengembangan diri.

Keberhasilan Tim Tycoon tidak lepas dari bimbingan dosen pendamping, yaitu Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen, FEB UGM, Prof. Wakhid Slamet Ciptono. Ia menilai bahwa solusi yang dipresentasikan tim telah menunjukkan kedalaman analisis dan relevansinya dengan kondisi sekarang. “Kasus yang diangkat Tim Tycoon merupakan kasus negara berkembang yang memiliki potensi menuju negara maju. Solusi yang disampaikan pun sudah mengaitkan isu keberlanjutan termasuk aspek lingkungan sehingga penyampaian solusi bisnisnya sudah komprehensif,” ujar Prof. Wakhid.

Meta Description: Tim Tycoon dari Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih First Prize dalam Global Sustainability Challenge di Zhejiang University, Hangzhou, China, dengan inovasi aplikasi berbasis mobile dan teknologi drone untuk mitigasi bencana.

Tags: Global Sustainability Challenge, Tim Tycoon, Universitas Gadjah Mada, aplikasi berbasis mobile, teknologi drone, mitigasi bencana.

Artikel ini disarikan dari berbagai sumber berita nasional. Seluruh penyajian dan analisis merupakan pendapat menurut cara pandang kami, tanpa bermaksud menyudutkan atau merugikan pihak manapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *